“Kasih Allah Mendatangkan Berkah Menjadi Pribadi yang Semakin Saleh dan Manusiawi”
Pada hari Minggu, 05 April 2026, umat Katolik Desa Nusa Maju merayakan Paskah di Gereja Santa Maria Ratu Damai Nusa Maju dengan penuh sukacita. Perayaan yang dipimpin oleh Romo Effendi, SCJ ini mengusung tema “Kasih Allah Mendatangkan Berkah Menjadi Pribadi yang Semakin Saleh dan Manusiawi”, sebuah ajakan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menumbuhkan sikap kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana Perayaan
- Umat hadir dengan penuh semangat, menghiasi gereja dengan nuansa Paskah yang penuh warna dan simbol kebangkitan.
- Romo Effendi, SCJ dalam homilinya menekankan bahwa kebangkitan Kristus adalah sumber harapan, kekuatan, dan kasih yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata: saling menolong, menghargai sesama, serta menjaga persaudaraan lintas agama.
- Lagu-lagu rohani dan doa bersama semakin menghidupkan suasana, menegaskan makna Paskah sebagai momentum pembaruan iman dan karakter.
Kehadiran Pemerintah Desa dan Babinsa
Perayaan Paskah tahun ini terasa istimewa dengan hadirnya Pemerintah Desa Nusa Maju bersama Babinsa Nusa Maju.
- Kehadiran mereka bukan hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga sebagai wujud nyata toleransi beragama.
- Pemerintah Desa menegaskan komitmen untuk terus menciptakan kenyamanan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Babinsa turut serta menjaga ketertiban, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khidmat.

Makna dan Harapan
Perayaan Paskah 2026 di Desa Nusa Maju menjadi bukti bahwa:
- Kasih Allah mampu menyatukan umat dalam keberagaman.
- Toleransi antaragama bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang dijalankan bersama.
- Pemerintah Desa, aparat keamanan, dan masyarakat dapat bergandengan tangan untuk menjaga keharmonisan sosial.
Dengan semangat Paskah, umat Desa Nusa Maju diharapkan semakin saleh dalam iman dan semakin manusiawi dalam tindakan, sehingga kehidupan bermasyarakat semakin damai, rukun, dan penuh kasih.