SEMARAK HUT RI KE 79 DESA NUSA MAJU
nusamaju-okut.desa.id:

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus selalu menjadi momen berharga bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat desa di Nusa Maju. Pada peringatan HUT RI ke-79 tahun ini, penting bagi kita untuk tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga merenungkan makna mendalam di balik perjuangan para pahlawan bangsa. Berikut adalah beberapa cara masyarakat desa di Nusa Maju dapat mensyukuri dan memberi makna pada Hari Kemerdekaan RI ke-79. Bapak Kepala Desa Nusa Maju (Bpk. Suyanto menghimbau kepada seluruh masyarakat agar membersihkan lingkungan masing-masing dan mengibarkan Bendera Merah Putih serta memasang Umbul-umbul disepanjang jalan di Nusa Maju mulai tanggal 01 Agustus hingga 31 Agustus 2024.
1. Mengadakan Kenduri / Do’a Bersama

kenduri telah menjadi budaya masyarakat desa Nusa Maju, kegiatan merupakan salah satu wujud nyata dari rasa syukur atas Karunia Ilahi. Dengan mengadakan kenduri bersama, hal ini bertujuan selaian mensyukuri Nikmat Ilahi kita juga mendo’akan arwah para Pahlawan yang telah gugur dalam membela Negara agar diampuni segala dosa dan diberi tempat yang Mulia disisiNya. Kegiatan Kenduri di Rt 07 Rw 03 ini dipimpin oleh Ust. Kasirun. Kegiatan kenduri ini didesa Nusa Maju masih terjaga hingga saat ini, ketika ada hari besar islam ataupun Peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia disetiap Rt selalu mengadakan Kenduri / doa Bersama.
2. Mengadakan Aneka Perlombaan



Lomba-lomba dan permainan tradisional seperti balap kelereng, lomba makan sosis, panjat pinang, memsukkan pensil kedalam botol, poli terpal dan lomba makan kerupuk dapat menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan sportivitas di antara warga desa. Selain itu, permainan tradisional dapat mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak-anak.
3. Melestarikan Nilai-nilai Budaya

Desa Nusa Maju mempunyai seni budaya yang menjadi identitas lokal yaitu Kuda Lumping “Turonggo Kencono”. Pada malam 18 Agustus 2024 diadakan Pentas Seni Kuda Lumping di Rt 002 Rw 001 desa Nusa Maju. Peringatan Hari Kemerdekaan dapat dijadikan momentum untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Dengan kegiatan pertunjukan seni tradisional inilah kita dapat memperkuat rasa cinta terhadap budaya sendiri yang mulai tergerus oleh budaya barat yang berdampak hilangnya identitas kepribadian bangsa.
.