Desa Nusa Maju

sejarah desa Nusa Maju

Desa Nusa Maju merupakan desa transmigrasi yang dibentuk sejak tahun 1959. Tujuan pendirian desa ini adalah untuk meningkatkan taraf ekonomi, mempercepat pemerataan pembangunan, serta memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat. Nama “Nusa Maju” memiliki makna yang menggambarkan harapan para transmigran. Kata “Nusa” berarti tempat atau wilayah, sementara “Maju” mencerminkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik dan maju dibandingkan dengan daerah asal mereka di Pulau Jawa. Secara harfiah, “Nusa Maju” dapat diartikan sebagai daerah yang mampu memberikan kemajuan, terutama dalam aspek perekonomian.

Desa Nusa Maju memiliki wilayah yang cukup luas, yaitu sekitar 720 hektar (berdasarkan Perda No. 2 Tahun 2009). Jumlah penduduk desa ini cukup banyak, yakni 534 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.644 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat 828 jiwa laki-laki dan 816 jiwa perempuan. Saat ini, Desa Nusa Maju terbagi menjadi tiga Kepala Dusun (KADUS) dan delapan Rukun Tetangga (RT).

Penduduk Desa Nusa Maju terdiri dari para transmigran yang berasal dari Pulau Jawa, khususnya dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Desa ini terbagi menjadi tiga Kepala Dusun yang masing-masing membawahi delapan Rukun Tetangga (RT).

 

Scroll to Top