Membangun Generasi Sehat Nusa Maju
nusamaju-okut.desa.id:
Selasa 10 September 2024 Nusa Maju ada berbagi kegiatan diantaranya:
- Posyandu Balita.
Posyandu Balita Nusa Maju dilaksanakan setiap bulan,ada 40 balita yang melakukan posyandu. Alhamdullilah antusias masyarakat Nusa Maju sangat tinggi terbukti setiap ada kegiatan posyandu para ibu yang memiliki balita berbondong-bondong datang ke poskesdes untuk mengetahui perkembangan balitanya lewat kegiatan posyandu.



- Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (CATIN) oleh Dinkes UPTD Puskesmas Nusa Bakti.
Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang perlu diperhatikan dalam pembangunan nasional di Indonesia. Masalah remaja terjadi karena mereka tidak dipersiapkan mengenai pengetahuan tentang aspek yang berhubungan dengan masalah peralihan dari masa anak ke dewasa. Masalah kesehatan remaja mencangkup aspek fisik biologis dan mental social. Pada masa remaja adalah masa-masa yang rawan terhadap penyakit dan masalah kesehatan reproduksi, kehamilan remaja dengan segala konsekuensinya. Dalam hal ini sebagai nara sumber adalah ibu Jamilah.

Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut system, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas dari penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial.
Kegiatan seksual menempatkan remaja pada tantangan resiko terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Ini sudah terbukti diberbagai media sudah memberitakan bahwa sekarang remaja kita sudah banyak yang terdampak pergaulan beas, ini sungguh memprihatinkan bagi bangsa kita saat ini. Dimana kalau ini tidak diatasi akan berdampak buruk bagi kehidupan para remaja. banyak para remaja kita diusia sekolah sudah hamil dan kebanyakan melakukan aborsi, dan hampir 100 juta terinfeksi Penyakit Menular Seksual (PMS) yang dapat disembuhkan. Secara global 40% dari semua kasus infeksi HIV terjadi pada kaum muda yang berusia 15-24 tahun. Oleh karena itu penyebaran informasi kesehatan dikalangan remaja, perlu diupayakan secara tepat guna agar dapat memberi informasi yang benar dan tidak terjerumus terutama di institusi pendidikan sekolah.
Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi agar memiliki informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada disekitarnya. Dengan informasi yang benar, diharapkan remaja memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi.
Adapun tujuan dari sosialisasi kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang remaja antara lain:
1. Agar remaja mengetahui arti dari kesehatan reproduksi remaja (KRR).
2. Agar remaja dapat mengetahui betapa pentingnya kesehatan reproduksi remaja pada masa pubertas.
3. Untuk mengetahui dampak negativenya jika kita tidak menjaga kesehatan reproduksi sendiri.
4. Agar kita mengetahui berbagai penyakit yang menyerang alat reproduksi.
5. Agar remaja dapat mengetahui cara yang baik dan benar tentang bagaimana menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri.
Sasaran Kegiatan
Remaja ataupun Keluarga yang memiliki Remaja
- POSBINDU
Posbindu adalah singkatan dari Pos pembinaan terpadu, Program Posbindu masih menjadi strategi dari Kemenkes sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat yang sekaligus upaya Promotif dan Kuratif, dalam menanggulangi penyakit tidak Menular (PTM) seperti Penykit Diabetes,Hipertensi, Klestrol,Obesitas bahkan penyakit jantung yang masih menjadi momok untuk saat ini, Apalagi dengan kecanggihan Teknologi membuat masyarakat malas untuk beraktivitas fisik seperti Olahraga ditambah faktor merokok, pola makan tidak sehat sedangkan manfaat dan tujuan dari posbindu umumnya lebih kepada meningkatkan kesejahteraan hidup bagi mereka yang sudah berumur termasuk juga lansia, dan lebih dikedepankan terhadap kontrol PTM. Biasanya dengan adanya kegiatan Posbindu di masyarakat maka mereka yang memiliki penyakit diabetes, dll akan dapat terkontrol sehingga derajat hidup mereka akan semakin baik.

UPTD Puskesmas Nusa Bakti melakukan kegiatan Posbindu di wilayah kerja dibantu oleh kader Desa Nusa Maju. Kegiatan ini dilakukan guna melakukan Pemeriksaan Kesehatan Bagi warga yang di mulai dari pendaftaran,wawancara tentang riwayat penyakit keluarga,pemeriksaan Tinggi Badan ,Tekanan Darah, Lingkar perut, pemeriksaan kadar lemak dalam tubuh dengan menggunakan alat Bady Fat dan di tutup dengan konseling. Salam sehat 2024.
- POSYANDU BUMIL
Posyandu Bumil, singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu untuk Ibu Hamil, adalah suatu inisiatif pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan yang bertujuan untuk memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil. Program ini bertujuan untuk memastikan kesehatan optimal ibu hamil dan janinnya sejak awal kehamilan hingga persalinan.
Posyandu Bumil menyediakan berbagai layanan kesehatan secara terpadu, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin, pemantauan pertumbuhan janin, penyuluhan tentang pola makan sehat, serta informasi tentang persalinan dan perawatan pasca persalinan. Selain itu, Posyandu Bumil juga memberikan imunisasi, vitamin, dan suplemen yang diperlukan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin.
Pentingnya Posyandu Bumil tidak hanya terletak pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga pada edukasi dan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya perawatan prenatal dan peran pentingnya dalam menciptakan generasi yang sehat. Oleh karena itu, program ini juga sering kali melibatkan penyuluhan tentang pola hidup sehat, perencanaan keluarga, dan pentingnya nutrisi yang cukup selama masa kehamilan.
Posyandu Bumil biasanya melibatkan tenaga kesehatan lokal, seperti bidan, perawat, dan kader kesehatan masyarakat. Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat setempat juga diharapkan, menciptakan atmosfer kolaboratif dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dan janin di lingkungan tersebut. Melalui pendekatan ini, Posyandu Bumil berperan sebagai garda terdepan dalam pemantauan kesehatan maternal dan menyumbangkan pada upaya pencegahan komplikasi kehamilan serta kesehatan generasi yang akan datang.
Setelah mengikuti kegiatan Posyandu Bumil, peserta diharapkan menjadi lebih sadar akan pentingnya perawatan kesehatan selama kehamilan. Mereka dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan, serta pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan tindakan pencegahan untuk memastikan kelancaran kehamilan.